Kekhawatiran

Rasa khawatir atau gusar tidak mendapat apa-apa. Ada dalam Alkitab, “Jauhkanlah dirimu dari pada amarah dan tinggalkanlah gusar, janganlah engkau heran sehingga engkau juga memilih akan yang jahat kelak” (Mazmur 37:8, TL*). “Hentikan amarahmu! Padamkan murkamu. Jangan gusar dan khawatir – hal itu hanya menuntuk kepada celaka” (Mazmur 37:8, TLB*).

Tidak perlu khawatir – Allah mengendalikan segala sesuatu. Ada dalam Alkitab, “Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu” (Matius 6:31-33). “Jadi, janganlah khawatir sama sekali tentang makanan dan pakaian yang cukup. Mengapa seperti orang kafir? Karena mereka menyombongkan semua hal ini dan sangat pribatin tentang hal-hal ini. Tetapi Bapa surgawimu sudah mengetahui bahwa engkau memerlukannya, dan Ia akan memberikannya kepadamu jika engkau menjadikan Dia pertama dalam hidupmu dan hidup seperti yang diinginkan-Nya” (Matius 6:31-33, TLB).

Kita tidak dapat menghilangkan khawatir sampai kita menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik – berdoa. Ada dalam Alkitab, “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus” (Filipi 4:6-7).

Khawatir itu membuang-buang waktu saja. Ada dalam Alkitab, “Siapakah di antara kalian yang dengan kekhawatirannya dapat memperpanjang umurnya biarpun sedikit? Kalau hal sekecil itu saja sudah tidak dapat kalian lakukan, mengapa khawatir tentang hal-hal lain” (Lukas 12:25-26). “Dan selain itu, apa gunanya khawatir? Apa untungnya? Apakah kekhawatiran akan menambah satu hari hidupmu? Tentu tidak! Dan jika kekhawatiran tak dapat melakukan hal sekecil itu, apakah gunanya mengkhawatirkan hal-hal yang lebih besar lagi?” (Lukas 12:25-26, TLB).

Serahkanlah semua kekhawatiran anda kepada Tuhan. Ada dalam Alkitab, “Serahkanlah segala kekhawatiranmu kepada-Nya, sebab Ia memelihara kamu” ( 1 Petrus 5:7). “Biarlah Dia yang mengambil semua kekhawatiran dan kegusaran hatimu, karena Ia selalu memikirkan engkau dan memperhatikan segala sesuatu yang menjadi keprihatinanmu” (I Petrus 5:7, TLB).

*TL = Alkitab Terjemahan Lama

*BIS = Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari