Putus-Asa

Kita didorong apabila kita mendorong orang lain. Ada dalam Alkitab,” Sebab aku ingin melihat kamu untuk memberikan karunia rohani kepadamu guna menguatkan kamu, yaitu, supaya aku ada di antara kamu dan turut terhibur oleh iman kita bersama, baik oleh imanmu maupun oleh imanku” (Roma 1:11-12). “Karena aku rindu untuk mengunjungi kamu sehingga saya dapat membagikan kepadamu iman yang akan menolong jemaatmu bertumbuh kuat dalam Tuhan. Kemudian, juga, aku perlu pertolongamu, karena bukan hanya aku ingin membagikan iman denganmu tetapi juga didorong olehmu: masing-masing kita akan menjadi berkat kepada orang lain”.

Dorongan datang karena mengingat bagaimana Allah telah menuntun di waktu lalu. Ada dalam Alkitab,” Lalu bangsa itu menjawab: "Jauhlah dari pada kami meninggalkan TUHAN untuk beribadah kepada allah lain! Sebab TUHAN, Allah kita, Dialah yang telah menuntun kita dan nenek moyang kita dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan, dan yang telah melakukan tanda-tanda mujizat yang besar ini di depan mata kita sendiri, dan yang telah melindungi kita sepanjang jalan yang kita tempuh, dan di antara semua bangsa yang kita lalui” (Yosua 24:16-17).

Saling membangunlah dengan mencari sesuatu yang anda hargai. Ada dalam Alkitab, ”Karena itu nasihatilah seorang akan yang lain dan saling membangunlah kamu seperti yang memang kamu lakukan” (1 Tesalonika 5:11). Secara konsisten hendaknya anda mendorong umat beriman yang baru. Ada dalam Alkitab,” Paulus dan Barnabas memberitakan Injil di kota itu dan memperoleh banyak murid. Lalu kembalilah mereka ke Listra, Ikonium dan Antiokhia. Di tempat itu mereka menguatkan hati murid-murid itu dan menasihati mereka supaya mereka bertekun di dalam iman, dan mengatakan, bahwa untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara” (Kisah 14:21-22). Berikanlah dorongan kepada para pemimpin jemaat. Ada dalam Alkitab,”Kami minta kepadamu, saudara-saudara, supaya kamu menghormati mereka yang bekerja keras di antara kamu, yang memimpin kamu dalam Tuhan dan yang menegor kamu; dan supaya kamu sungguh-sungguh menjunjung mereka dalam kasih karena pekerjaan mereka. Hiduplah selalu dalam damai seorang dengan yang lain” (1 Tesalonika 5:12-13). Allah menawarkan dorongan ketika merasa tawar hati atau kecewa. Ada dalam Alkitab,”Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan” (Yeremia 29:11).

Allah menjanjikan dorongan ketika saya membutuhkannya. Ada dalam Alkitab,” Pada hari aku berseru, Engkau pun menjawab aku, Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku” (Mazmur 138:3). “Ketika aku berdoa, Engkau menjawab aku, dan mendorong aku dengan memberikan kekuatan yang aku perlukan” (Mazmur 138:3, BIS).

Untuk mendorong anda, ingatlah Allah belum selesai dengan masing-masing kita. Ada dalam Alkitab,“ Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus” (Filipi 1:6, BIS).